Gastronomi Kubikel: Makanan Dikantor Beserta Momentnya
Di kantor, makanan bukan sekadar penghalau lapar. Ia adalah bahasa isyarat. Sebuah kode morse yang dikirimkan oleh manajemen atau rekan kerja mengenai kondisi psikologis, finansial, hingga masa depan karier seseorang.
Kalau Anda jeli, Anda bisa meramal nasib seseorang hanya dengan melihat apa yang tersaji di meja tengah saat jam istirahat. Berikut adalah panduan membaca "Nasib dan Makanan" di hutan rimba korporat:
1. Donat J.CO: Kode Etik Perpisahan
Begitu kotak putih-oranye ini mendarat di meja, suasana seketika menjadi melankolis sekaligus penuh kecemburuan. Donat J.CO adalah simbol standar resign. Tidak perlu surat edaran; begitu Alcapone dan Glazzy terlihat, kita tahu ada satu kawan yang berhasil "lolos" dari penjara ini. Kita mengunyah donatnya sambil membatin, "Kapan giliran saya yang bawa kotak ini?"
2. Cake (Kue Tart): Ritual Pertambahan Usia yang Melelahkan
Momentum ini biasanya diawali dengan bisik-bisik di grup WhatsApp tanpa manajer. Ujung-ujungnya? Patungan. Kita merayakan usia teman yang berkurang satu tahun di ruangan ber-AC yang sama, sambil pura-pura terkejut saat lagu Happy Birthday dinyanyikan. Sepotong kue manis untuk menutupi kenyataan pahit bahwa cicilan masih panjang.
3. Tumpeng: Ultah Perusahaan & Harapan Palsu
Nasi kuning berbentuk kerucut ini biasanya muncul saat ulang tahun kantor. Penuh filosofi, katanya. Namun bagi kita, tumpeng adalah simbol hierarki. Direksi potong pucuknya, manajer dapat ayamnya, dan staf? Cukup puas dengan orek tempe dan sambal goreng yang sudah dingin di pinggiran. Sebuah representasi sempurna dari trickle-down economics yang tidak pernah sampai ke bawah.
4. Gorengan: Perayaan "Nanggung" Tim Sales
Gorengan adalah indikator ekonomi paling akurat. Jika di meja ada bakwan dan tahu isi yang sudah berminyak transparan, artinya target sales tercapai, tapi tipis banget. Cuma cukup buat bayar parkir. Kita menikmatinya dengan sisa-sisa harga diri, tahu bahwa besok tekanan dari atasan akan jauh lebih berminyak daripada tempe yang kita makan.
5. Martabak Orins/Pecenongan: Bau-Bau Bonus
Nah, ini baru naik kelas. Kalau martabak manis spesial dengan keju melimpah atau martabak telor isi daging tebal sudah dipesan, berarti ada closing-an besar. Wajah tim sales akan terlihat sedikit lebih cerah, seolah-olah mereka baru saja memenangkan lotre, padahal cuma cukup buat bayar paylater yang menunggak.
6. Klanting & Bakpia: Oleh-oleh "Syarat Sah" Pulang Kampung
Ini adalah upeti wajib. Klanting dari Jawa atau Bakpia dari Jogja adalah bukti otentik bahwa rekan Anda benar-benar mudik, bukan menghilang untuk interview di kantor sebelah. Makanan ini biasanya bertahan paling lama di pantri karena teksturnya yang menantang gigi atau rasanya yang sudah terlalu akrab di lidah.
7. Pizza + Kopi: Bahan Bakar Kerja Rodi modern
Jangan senang dulu kalau bos tiba-tiba memesan 5 loyang Pizza berukuran besar lengkap dengan berliter-liter kopi. Itu bukan reward. Itu adalah "DP" untuk jam tidur Anda yang hilang. Pizza adalah bahasa halus manajemen untuk mengatakan: "Malam ini jangan pulang sebelum Excel ini selesai." Selembar roti Italia untuk membayar loyalitas tanpa batas (dan tanpa lemburan yang layak).
8. Nastar: Residu Hari Raya
Jika lebaran sudah lewat dua minggu tapi di meja masih ada toples nastar yang bentuknya sudah agak retak, itu bukan hidangan spesial. Itu adalah sisa-sisa perang di rumah yang tidak laku dimakan tamu, lalu dibawa ke kantor dengan harapan ada "rekan kerja yang kelaparan" mau menghabiskannya.
9. Air Zamzam: Kesalehan Instan Tanah Abang
Terakhir, ada botol kecil berisi air putih yang diklaim sebagai Air Zamzam. Dibawa oleh rekan yang baru balik umroh (atau yang jatah cutinya habis tapi pengen kelihatan religius). Rasanya segar, tapi entah kenapa ada nuansa-nuansa plastik Tanah Abang di labelnya. Kita minum saja, siapa tahu bisa menghapus dosa-dosa kita karena sering menggunjing atasan di area merokok.
Pada akhirnya, pantri kantor adalah panggung sandiwara. Kita makan bukan karena butuh nutrisi, tapi karena butuh distraksi dari kenyataan bahwa hari Senin masih sangat jauh dari hari Jumat.
Jadi, ada makanan apa di meja kantormu hari ini?
