Prilly Latuconsina "Open to Work": Kenapa Langsung Mejeng di Google?

 


Mba Prilly Latuconsina sekalinya pasang status Open to Work, LinkedIn-nya langsung "nangkring" di featured snippet Google. Kok kita yang sudah jungkir balik optimasi artikel 2.000 kata kalah sama satu status LinkedIn?

Jawabannya bukan cuma karena beliau artis, tapi karena ini adalah simulasi nyata dari Entity, Authority, dan Freshness Signal dalam SEO.

QDF: Algoritma "Si Paling Update"

Selamat datang di dunia Query Deserves Freshness (QDF).

Aduh, apalagi ini? Belum selesai pusing dengan AIO, GEO, atau "AIUEO Concept", sekarang nambah lagi istilah baru. Tenang, kisanak! Ini bukan konsep kemarin sore. Ini algoritma Google yang sudah lama ada.

Simpelnya gini: Untuk query atau topik tertentu yang sedang hangat dan sering dicari, Google merasa HARUS menampilkan hasil yang paling baru (fresh), bukan cuma yang paling berwibawa (authoritative) atau yang paling lama nongkrong di internet.

Kenapa Prilly "Pecah" di Google?

Lihat konteks teknis di balik viralnya status tersebut:

  1. Topik High-Demand (#OpenToWork): Isu lapangan kerja (apalagi setelah janji manis 19 juta lapangan kerja yang sering dibahas netizen) membuat tagar ini punya sinyal crawling yang sangat kuat selama 3 tahun terakhir. Google memprioritaskan informasi terbaru untuk topik ini.

  2. Platform Relevansi Tinggi: LinkedIn adalah "rumah" bagi isu pekerjaan. Bayangkan berapa ribu orang yang posting Open to Work tiap jamnya? LinkedIn punya domain authority yang raksasa di mata Google untuk klaster topik ini.

  3. Entity + Relevansi + Freshness: Begitu Mba Prilly (sebuah Entity yang sudah kuat rekam jejaknya di database Google) bikin status tersebut, terjadi pertemuan antara Relevansi dan Freshness Information. Hasilnya? Google menampilkannya di Knowledge Graph atau Snippet saat orang mencari nama beliau.

Pesan Moral 

Untuk topik-topik yang permintaannya tinggi (high demand) atau sedang tren, Google tidak mau kasih nasi basi. Mereka butuh informasi yang masih "anget".

Jadi, kalau kalian masih bertanya: "Penting nggak sih update konten lama saya?" atau "Seberapa sering saya harus kasih sinyal baru ke Google?"

Jawabannya adalah: SANGAT PENTING.

Dunia SEO tidak hanya soal membangun "monumen" (artikel yang dibiarkan selamanya), tapi soal menjaga "taman" (konten yang terus dirawat dan diperbarui sinyalnya). Jangan sampai kalah sama status LinkedIn yang cuma beberapa baris tapi menang telak karena tahu kapan harus muncul!

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url